Rabu, 05 Oktober 2016

Mengoperasikan jaringan PC dengan sistem operasi


Pada pokok bahasan ini akan membahas tentang pemahaman jaringan komputer, memeriksa koneksi ketersambungan personal komputer pada jaringan komputer, menggunakan sumber daya bersama (Resource Sharing)
1.         Pemahaman Jaringan (Networking) Komputer
Sejak ditemukannya teknik komunikasi data antara komputer, mulailah berkembang penggunaan jaringan komputer di lembaga‐lembaga bisnis maupun pendidikan dan riset serta lembaga‐lembaga lainnya.
Dalam sebuah jaringan komputer biasanya terhubung banyak komputer ke sebuah atau beberapa server. Server adalah komputer  yang difungsikan sebagai “pelayan” pengiriman data dan atau penerimaan data serta mengatur pengiriman dan penerimaan data diantara komputer‐komputer yang tersambung. Fungsi pelayanan ini dimungkin oleh adanya penggunaan perangkat lunak khusus untuk server. Perangkat lunak yang dulu dikenal antara lain Xenix dari IBM, UNIX/LINUX, Novell dan Microsoft Windows dan beberapa merk lainnya. Saat ini yang umum dipergunakan orang adalah perangkat lunak Novell dan Windows NT dari jenis‐jenis keluaran terbaru yang memiliki kompatibilitas dengan jaringan internet. Kompatibilitas ini atau kecocokan ini dimungkinkan oleh karena perusahaan produsennya telah mengembangkan produknya dengan menambahkan sistem TCP/IP. Apakah Sistem TCP/IP tersebut
TCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet Protocol) dipergunakan dalam jaringan internet sebagai sistem pengiriman meta data dan pengontrolannya.
Secara fisik, jaringan komputer merupakan komputer yang dihubungkan dengan kabel data. Ada beragam jenis kabel data yang dibuat untuk penggunaan tertentu seperti kabel RG 58 untuk didalam ruangan, dapat juga mempergunakan kabel UTP. Untuk hubungan jaringan komputer antar gedung dapat dipergunakan kabel RG8 atau yang dikenal sebagai kabel backbone. Apabila kita membangun jaringan komputer antar gedung            sebaiknya memperhatikan keamanannya dari gangguan petir.
2.                     Memeriksa koneksi PC pada jaringan komputer
2.1.      Untuk melihat IP Address sebuah PC dalam jaringan:
  • klik Start > Run
Gambar 4.1. Menu Run 1
  • ketik cmd (untuk Win XP) atau command (untuk Win 98)
  • klik OK atau tekan Enter
  • ketik pada C prompt: ipconfig
  • tekan Enter
Gambar 4.2. MS‐DOS Prompt 1
akan tampil…
Gambar 4.3. IP Address
2.2.      Untuk men‐cek ketersambungan PC dalam jaringan
•    klik Start > Run
Gambar4.4. Menu RUN 2
•    ketik cmd (untuk Win XP) atau command (untuk Win 98)
•    klik OK atau tekan Enter, maka tampil
Gambar 4.5. MS‐DOS Prompt 2
•    ketik pada C prompt: ping 192.168.8.21, contoh : IP PC sendiri
Gambar 4.6. Perintah ping
•    tekan enter, maka tampil…
Gambar 4.7. Replay from
•   Jika ada pesan “Reply ….” berarti telah mengenal/ada koneksi pada IP diri sendiri dalam jaringan
•   jika IP Address yang diketik adalah IP PC lain, contoh : ping
192.168.1.50
•   tekan enter, perhatikan gambar di bawah ini :
Gambar 4.8. Request Time Out
  • jika muncul tampilan seperti di atas ini (tidak ada pesan “Reply ….”), berarti IP Address PC yang diketik tidak terkoneksi dengan PC kita
3.                     Menggunakan Sumber Daya Bersama (Resources Sharing)
3.1.      Men‐setting shared folder
•   klik kanan pada Start > pilih Explore
•   klik kanan pada Folder yang akan di‐shared > pilih Sharing and Security…

Gambar 4.9. Sharing Network
•   pada check box pilih: Share this folder on the network
•   klik OK
Folder yang di‐shared akan ditampilkan dalam thumbnail icon seperti di bawah ini
Gambar 4.10. Sharing Folder
3.2.      Mengatur shared floppy disk drive
•   Klik kanan pada Start > pilih Explore op
•   Klik  kanan  pada  drive  yang  akan  di‐shared  >  pilih  Sharing  and Security…

Gambar 4.11. Awal Sharing CD Drive
•   klik teks: If you understand the risk but still want to share…
Gambar 4.12. Sharing CD Drive
•   pada check box pilih: Share this folder on the network, klik OK
•   folder yang di‐shared akan ditampilkan dalam thumbnail icon seperti di bawah ini
Gambar 4.13. Hasil Sharing CD Drive
•   Hal yang sama dapat dilakukan pada drive A (shared floppy disk drive) dan drive C (shared hard disk drive)
3.3.      Men‐setting shared‐printer dari sisi Server
•    klik Start > Control Panel > Dobel‐klik Printers & Faxes
Gambar 4.14. Awal Sharing Printer
•    klik kanan pada Printer yang akan di‐share
•    pilih Sharing
Gambar 4.15.Sharing Printer
•    klik tombol : Share this printer
•    klik OK atau tekan Enter
Gambar 4.16. Hasil Sharing Printer
•    Printer yang ter‐sharing ditandai dengan gambar telapak tangan
3.4.      Mengatur  shared‐printer dari sisi Client
•    klik Start > Control Panel > klik dua kali Printers & Faxes
•    klik Add a printer
•    klik Next
Gambar 4.17 Add Printer
•    pilih radio button: A Network printer, or a printer…
•    klik Next
Gambar 4.18 Add Printer dari jaringan komputer
•    klik radio button: Browse for a printer
•    klik Next
Gambar 4.19 Browse Printer dari jaringan komputer
•    Gunakan scroll bar untuk memilih printer yang berada di dalam jaringan
•    Klik Next
Gambar 4.20. Browse Printer dari jaringan komputer
Perintah pencetakan dengan shared‐printer sama dengan stand‐alone printer biasa, hanya perlu mengarahkan pilihan printer yang di‐shared
3.5.      Mengakses/mengambil file dari komputer lain
•    Klik  icon  network  neighborhood/Network  place pada desktop
•    Akan muncul tampilan sebagai berikut :
Contoh Komputer yang terhubung
                  Gambar 4.21.   Komputer yang terkoneksi           Gambar 4.22. Direktory/Folder yg tersharing
•    Pilih komputer yang akan dituju dengan cara di klik nama komputer yang ada di network explorer

PC STAND ALONE, SOFTWARE, HARD WARE, BRAINWARE dan Identifikasi POST








PC STAND ALONE adalah Personal computer, hanya trdiri dr 1 unit komputer yang berdiri sendiri dg sumber daya sendiri. 1 unit PC terdiri dari : monitor, cpu, keyboard, mouse, printer dan scanner. Sistem yang berdiri sendiri.
·         Menjelaskan sistem Komputer : jenis sistem operasi, menyalakan komputer sesuai SOP (standart operating prosedur). Pengertian sistem operasi; salah satu perangkat lunak/software yang langsung berhubungan dengan mesin komputer. Contoh : Windows, DOS, Linux, unix, > pengembangan dari windows, sistem berbasis GUI (Grafik User Interface)



                                                                   1.   Sistem Komputer
Komputer terdiri atas tiga komponen utama, yaitu hardware (perangkat keras), software ( perangkat lunak), dan brainware (unsur manusia) yang saling berkaitan.
A.        Hardware ( Perangkat Keras )
Perangkat keras (hardware) dapat dikelompokkan menjadi 3, yaitu:
1.   Perangkat Pemroses (Process Device)
Adalah bagian yang terpenting dari perangkat keras komputer yang berfungsi untuk melakukan pemrosesan. Contoh perangkat pemroses pada komputer adalah Central Processing Unit (CPU). CPU merupakan pusat pemrosesan komputer yang berfungsi untuk mengendalikan dan mengontrol seluruh jalannya operasi dan lalu lintas data dari semua perangkat keras.
Didalam CPU tersusun dari beberapa bagian sebagai berikut :
a)  Processor adalah keping elektronik mungil yang menjadi otak komputer. Berfungsi untuk melaksanakan serangkaian perintah dan mengkoordinasikan seluruh sistem peralatan yang ada. Contoh processor adalah Intel (286, 486, Pentium I, Pentium II, Pentium III, Pentium IV, Celeron, Dual Core, Core 2 Duo, Core i3, Core i5,  Core i7, dan sebagainya), AMD Duron, serta Cyric.
b)  Motherboard merupakan rangkaian elektronik yang terpasang pada papan PCB. Berfungsi untuk mengatur lalu lintas dari input device dan output device.
c)   Power Supply merupakan perangkat komputer dengan fungsi untuk merubah tegangan arus bolak-balik (AC) dari jaringan listrik PLN menjadi tegangan arus searah (DC) untuk men-suplay tegangan yang diperlukan oleh komputer.
d)   Disk drive adalah media yang digunakan untuk menggerakkan disket pada waktu menyimpan atau mengambil data dari disket.
e)  Hard disk  adalah media yang digunakan untuk menyimpan data dalam jumlah besar.
2.   Input Device ( Alat Masukan )
Adalah alat yang dihubungkan ke komputer untuk memberikan masukan dan berfungsi untuk memasukkan perintah dan data kedalam komputer.
a)    Keyboard (papan ketik) merupakan perangkat yang bentuknya seperti papan ketik pada mesin tik dan berfungsi untuk memasukkan data pada komputer.


b)    Mouse memiliki bentuk mirip tikus yang digunakan untuk menggerakkan pointer pada layar monitor.
 




c)   Joystick adalah alat yang berbentuk tongkat kemudi untuk menggerakkan objek atau sasaran ke semua arah.
d)  Trackball adalah alat berbentuk bola untuk menggerakkan objek atau sasaran dalam permainan.
e)   Digitizer adalah alat yang berbentuk seperti plat tablet dan digunakan untuk membuat desain atau merancang gambar.
f)   Light pen adalah alat yang menyerupai pena elektronik dan dihubungkan dengan komputer.
g)   Scanner adalah alat pemindai gambar untuk disimpan dan ditampilkan ke layar monitor.
h)   Barcode scanner adalah alat untuk memindai harga barang yang ditampilkan ke layar monitor.
i)   Camera digital adalah kamera untuk komputer.
j)   Web camera adalah camera untuk komunikasi melalui WEB.
k)  Microphone
l)   Monitor touch screen (layar sentuh).
3.   Output Device ( Alat Keluaran ) 
Adalah perangkat yang berfungsi untuk menampilkan hasil pengolahan atau hasil proses masukan.
a)    Monitor (video display unit) adalah alat yang berfungsi untuk menampilkan gambar atau informasi yang telah diolah oleh komputer dari data atau program yang dimasukkan melalui keyboard. Kualitas monitor yang baik tergantung pada faktor ukuran fisik layar monitor, resolusi monitor, dot pitch, dan refresh rate.
b)    Printer (alat pencetak) adalah alat untuk menampilkan dan menyajikan hasil pengolahan informasi yang dilakukan oleh komputer dalam bentuk tulisan atau gambar pada medai kertas. Jenis printer, printer dot matrix (pita), printer ink jet (tinta), printer laser jet (toner drum), dan plotter.
c)    Speaker adalah alat yang mengeluarkan suara yang dikeluarkan komputer.
d)    Faximile
e)    Robot
4.   CD-ROM drive 
adalah perangkat yang digunakan untuk membaca data dengan media CD-ROM (Compact Disc Read Only Memory) dan CD-RW drive (CompactDisc-Read and Write Drive).
5.   Modem (Modulator Demodulator) 
adalah alat untuk mengirim dan menerima data digital dari satu komputer ke komputer lainnya melalui kabel telepon atau kabel khusus.
6.   Alat Pengaman Tegangan. Dapat dibedakan menjadi dua, yaitu UPS dan stabilizer. UPS (uninterrutible Power Supply) 
 adalah alat untuk menyimpan arus listrik sementaran ketika sumber listrik dari PLN terputus sehingga komputer tetap mendapatkan suplai listrik. Stabilizer adalah alat untuk menstabilkan aliran listrik agar komponen-komponen komputer bertahan lama.
Storage Device ( Media Penyimpanan )
Merupakan perangkat penyimpanan data eksternal pada komputer. Jenisnya   ada 2 :
1.    Removable Storage
a)   Floopy disk
b)   Compact disk
c)   Flash disk
2.    Non-removable Storage
- Hardisk
Sistem kerja komputer secara garis besar terbagi atas 3 bagian, dan seluruh bagian ini saling berkaitan satu sama lain.
B.     Perangkat Lunak (Software)
Merupakan kumpulan instruksi-instruksi atau program yang memungkinkan komputer (hardware) dapat melaksanakan fungsinya. Software-software tersebut digunakan sesuai dengan fungsinya. Software dapat dibedakan menjadi enam, yaitu software pengolah kata, software pengolah angka (spreadsheet), software presentasi, software antivirus, software desain grafis, dan software multimedia.


SOFTWARE :             adalah perangkat lunak komputer/Kumpulan beberapa instruksi yang dieksekusi
oleh mesin komputer (bahasa pemrograman) dlm menjalankan perintahnya.
Jenis-jenis software :
1.      sistem operasi :             pengertian salah satu perangkat lunak/software yang langsung berhubungan dengan mesin komputer. Contoh : Windows, DOS, Linux, unix, > pengembangan dari windows, sistem berbasis GUI (Grafik User Interface)
2.      sistem aplikasi : sistem yang dibuat sesuai dengan permintaan pengguna. Contoh : kasir, tiketing, parkir, billing (warnet), aplikasi perpustakaan dll
3.      program paket : program yg dibawa oleh software house : Windows > fitur : Paint, Note pad, kalkulator dll.
4.      program bantu : sbg maintenance (pemeliharaan/perawatan) > contoh anti virus : avira, smadav, dll.
5.      bahasa pemrograman (compiler) : software yg dibuat untuk membuat program > contoh : cobol, pascal, php, mysql, java, c++ dll
6.      program multimedia : untuk memainkan/memutar lagu, video dll. > contoh : winamp, windows media clasic,  Windows Media Player, GOM dll
7.      program komunikasi komputer : agar komputer saling berhubungan satu dg yg lainnya apabila ada koneksi > contoh : browser, Web cam, mic (chating > berinternet ria > modem), jaringan komputer> hub, kabel, wifi, dll
8.      program permainan : untuk hiburan/refreshing, melincahkan tangan/jari, mengasah otak dll > contoh : angry bird, kartu, catur, dll
Perangkat Lunak (Soft ware)
Perangkat lunak (software) adalah suatu perangkat yang berfungsi menghubungkan atau menjembatani antara perangkat keras (hardware) dengan pengguna (user/brainware). perangkat lunak secara umum terbagi menjadi 2 bagian yaitu :

Perangkat lunak sistem operasi (Operating System Software)
Perangkat system perasi merupakan bagian terpenting didalam menjalankan suatu perangkat komputer. Sistem operasi merupakan perangkat lunak yang menjembatani antara pengguna dan perangkat keras dan sekaligus mengelola perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan komputer.
Adapun Sistem operasi tersebut bersifat :
Multiuser  : dapat digunakan oleh banyak user dan dapat membe-dakan hak aksesnya
Multitasking  :  dapat  melakukan  banyak  tugas  dalam  waktu  yang bersamaan
Berdasarkan tampilannya sistem operasi terbagi menjadi dua klasifikasi yaitu :

Sistem Operasi Berbasis Teks
Pengertian sistem operasi secara umum adalah pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (sistem call) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber daya sistem komputer.
Sistem operasi ada dua, yaitu sistem operasi berbasis teks ( DOS, POSIX, dan LINUX ). Dan sistem operasi berbasis GUI (Graphical User Interface), misalnya windows dan LINUX.
1)    Fungsi sistem operasi berbasis teks
Beberapa fungsi dari aplikasi berbasis teks DOS pada Windows dan Console pada Linux sebagai berikut :
a)    Mengorganisasikan atau mengendalikan kegiatan komputer.
b)   Mengatur memori komputer
c)    Mengatur proses input dan output data pada komputer
d)    Berperan penting dalam manajemen data dan direktori komputer.
C.    Perangkat Insani (Brainware)
Merupakan sekumpulan orang yang mengoperasikan komputer (sistem komputerisasi) dengan jabatan sebagai berikut :
1.     EDP (Electronic Data Processing)
2.     Sistem Analyst
3.     Sistem Programmer
4.     Programmer
5.     Operator
                                                      2.   Pengoperasian Komputer
Menyalakan komputer dengan langkah-langkah sebagai berikut :
1.     Periksa kelengkapan perangkat komputer, antara lain keyboard, mouse, monitor, disk drive, dan CPU.
2.     Periksa aliran listrik pada komputer, yaitu sudah terhubung dengan listrik atau belum.
3.     Tekan tombol On pada stavol (stabilizer voltage) atau UPS untuk mengalirkan listrik pada komputer.
4.     Tekan tombol Power atau On pada CPU.
5.     Tekan tombol Power atau On pada monitor. Monitor yang telah dinyalakan maka led akan menyala.
6.     Tunggu proses booting pada komputer sampai muncul tampilan desktop komputer.
Perhatikan hal-hal berikut saat bekerja di depan komputer untuk menjaga kesehatan :
a)   Hindari ruangan atau komputer dari cahaya matahari agar tidak silau.
b)   Atur posisi layar sama dengan mata agar leher tidak mudah lelah.
c)   Jarak pandang mata dengan monitor sekitar 50 cm sampai 70 cm.
d)   Usahakan kaki menyentuh lantai untuk menghindari sakit tulang belakang.
e)   Atur posisi keyboard dan mouse agar nyaman. Posisikan keyboard di depan Anda dan tingginya sekitar siku, sedangkan mouse jangan terlalu jauh dari keyboard.
f)   Istirahat sejenak setelah bekerja beberapa lama.



Identifikasi POST (Power On Self Test) : suara, tampilan
POST (Power on Self-Test) yaitu test yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC apakah bekerja dengan baik.
POST dilakukan PC pada saat booting, jika PC mengalami suatu masalah maka akan dapat terdeteksi gejala kesalahannnya melalui POST, PC akan memberikan pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk suara yang dihasilkan melalui speaker atau tampilan visual di monitor. Selain itu pesan/peringatan kesalahan juga dapat dideteksi melalui kinerja dari PC, misalkan PC tidak hidup walaupun sumber listrik AC sudah terhubung dan tombol power sudah ditekan.
POST memungkinkan user dapat mendeteksi, mengisolasi, menentukan, dan menemukan kesalahan sehingga dapat memperbaiki penyimpangan atau kerusakan yang terjadi pada PC. Mekanisme POST disediakan oleh semua produk PC atau motherboard dan tersimpan di dalam ROM atau flash ROM BIOS. Secara umum proses dan prosedur yang dilakukan dalam POST pada semua produk motherboard sama.Terdapat beberapa perbedaan yang menjadikan ciri dari produk motherboard tertentu, tetapi pada dasarnya tetap sama.
Prosedur POST (Power on Self-Test)
POST dilakukan sesaat setelah komputer dihidupkan dan mulai booting, proses ini dilakukan oleh BIOS. Adapun urutan prosedur POST adalah sebagai berikut :
a) Test Power Supply ditandai dengan lampu power hidup dan kipas pendingin power supply berputar.
b) Secara otomatis dilakukan reset terhadap kerja CPU oleh sinyal power good yang dihasilkan oleh power supply jika dalam kondisi baik pada saat dihidupkan, kemudian CPU mulai melaksanakan instruksi awal pada ROM BIOS dan selanjutnya.
c) Pengecekkan terhadap BIOS (
Basic Input Output System) dan isinya. BIOS harus dapat dibaca. Instruksi awal ROM BIOS adalah jump (lompat) ke alamat program POST.
d) Pengecekkan terhadap CMOS, CMOS harus dapat bekerja dengan baik. Program POST diawali dengan membaca data setup (seting hardware awal) pada RAM CMOS (
Complimentary Metal-Oxide Random Access Memory) setup, sebagai data acuan untuk pengecekan.
e) Melakukan pengecekkan CPU, timer (pewaktuan), kendali memori akses langsung, memory bus dan memory module.
f) Memori sebesar 16 KB harus tersedia dan dapat dibaca/ditulis untuk keperluan ROM BIOS dan menyimpan kode POST.
g) Pengecekkan I/O controller dan bus controller. Controller tersebut harus dapat bekerja untuk mengontrol proses read/write data. Termasuk I/O untuk VGA card yang terhubung dengan monitor.
Pada PC tertentu menggunakan tone yang pada prinsipnya sama dengan beep untuk memberikan pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk suara.
Selain beep biasanya pada kondisi tertentu dapat dilihat juga pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk text yang ditampilkan pada layar monitor. Text tertulis merupakan bagian dari POST yang dapat dilaksanakan apabila VGA card dan monitor dalam keadaan baikdan terinstalasi dengan benar. User dapat langsung mengetahui masalah yang ada dengan membaca text peringatan. Misalnya yaitu:
Keyboard error : untuk masalah pada keyboard
CMOS error : cmos battery error atau ada masalah pada setting peripheral
HDD not Install : harddisk tidak terpasang
Secara umum pesan/peringatan kesalahan yang ditampilkan mudah untuk difahami oleh user. Hanya saja pesan dalam bahasa Inggris.

17 komentar:

  1. materinya sangat berguna bagiku... sangat membantu dalam menyelesaikan tugas KKPI

    BalasHapus
  2. makasih materinya.. all the best for you

    BalasHapus
  3. Uaaapppppiiiiiikkkkk'eeeeeeeee.

    BalasHapus
  4. terima kasih untuk infonya cukup lengkap semoga bermanfaat

    BalasHapus
  5. materi kurang rapi. tapi membantu, thanks.

    BalasHapus
  6. materinya terlalu banyak sulit untuk dimengerti!!!

    BalasHapus